BIMTEK PENYUSUNAN DUPAK JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH PERTANIAN

Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) jabatan fungsional Penyuluh Pertanian yang dilaksanakan pada tanggal 24 s.d.25 April 2019 bertempat di Hotel New Ayudya, Megamendung, Kabupaten Bogor, dengan menghadirkan Narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Pertanian, dan Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara, serta Tim Penilai Angka Kredit Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan. Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan dalam upaya pembinaan karier bagi pemangku jabatan fungsional Penyuluh Pertanian.

Kegiatan Bimtek ini dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Penyuluh Pertanian merupakan aparat atau agen yang membangun pertanian, pendidik/ penasehat yang mengabdi untuk kepentingan para petani, dengan memberikan motivasi, bimbingan dan mendorong para petani mengembangkan swadaya dan kemandiriannya dalam berusaha tani agar memperoleh hasil optimal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup petani. untuk itu penyuluh pertanian dituntut untuk profesional agar dapat mengembangkan program dan materi penyuluhan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Dalam pengembangan karier pemangku jabatan fungsional sangat dipengaruhi oleh kecepatan dalam mengumpulkan angka kredit. Oleh karena itu, penyuluh pertanian harus mampu menyusun Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) sendiri. Jenjang jabatan dan butir-butir kegiatan serta angka kredit penyuluh pertanian sudah jelas diatur di dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor Per/02/Menpan/2/2008 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian dan Angka Kreditnya. Untuk itu para Penyuluh Pertanian harus memahami benar Permenpan tersebut beserta petunjuk teknisnya.

Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas para penyuluh pertanian yang berasal dari Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP). Sebanyak 37 orang Penyuluh Pertanian tersebut perlu diberikan pemahaman terkait butir-butir kegiatan penyuluh pertanian dan angka kreditnya, sehingga Penyuluh Pertanian dapat merencanakan kegiatan dengan efektif dan efisien agar target perolehan angka kredit setiap tahunnya dapat tercapai.

Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan Bimtek Penyusunan DUPAK ini, karir dan kompetensi para pemangku jabatan fungsional Penyuluh Pertanian dapat terus dikembangkan secara optimal.